
Pengembangan Aplikasi Learning Management System (LMS) Berbasis Online di SDN 227 Margahayu Utara
Sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung transformasi digital di bidang pendidikan, tim dosen (Ketua : Ir. SRI WIDOWATI serta Anggota: Fadil Al afgani dan Mira Kania Sabariah) dan tim mahasiswa Fakultas Informatika melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) berupa pengembangan dan sosialisasi Aplikasi Learning Management System (LMS) berbasis online yang dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025 di SDN 227 Margahayu Utara, Kota Bandung.
Latar Belakang Kegiatan
Kemajuan teknologi informasi menuntut sekolah untuk beralih ke model pembelajaran digital. Namun kenyataannya, banyak sekolah dasar yang belum memiliki sistem terpadu untuk mengelola materi, tugas, maupun komunikasi antara guru dan siswa. Pembelajaran masih berjalan secara konvensional atau menggunakan aplikasi umum yang kurang relevan dengan kebutuhan SD. Melalui Abdimas ini, tim dosen berupaya menghadirkan solusi berupa aplikasi LMS berbasis web yang dirancang ramah pengguna dan sesuai dengan karakteristik lingkungan sekolah dasar.
Tujuan dan Sasaran
Kegiatan ini dirancang untuk mencapai beberapa tujuan, antara lain:
- Mendorong penerapan pembelajaran berbasis digital di lingkungan sekolah dasar
- Menghadirkan platform LMS yang mudah dijangkau dan dioperasikan oleh guru
- Menumbuhkan kemampuan literasi digital para pengajar dalam memanfaatkan teknologi
- Membangun pondasi awal bagi penyelenggaraan pembelajaran daring maupun hybrid
Guru-guru di SDN 227 Margahayu Utara menjadi sasaran utama sebagai pengguna langsung sistem ini.
Proses Pengembangan LMS
Pengembangan aplikasi LMS dilakukan menggunakan pendekatan prototipe, sehingga para guru dapat dilibatkan sejak tahap perencanaan awal. Sejumlah fitur inti yang dibangun mencakup:
- Pengelolaan Kelas dan mata pelajaran
- Pengunggahan dan penyebaran materi belajar
- Manajemen tugas serta pengumpulan jawaban dari siswa
- Penyampaian informasi dan pengumuman sekolah
Dengan pendekatan ini, sistem yang dihasilkan lebih relevan dengan kondisi nyata di lapangan dan lebih mudah digunakan oleh para guru.
Sosialisasi dan Pengujian
Sesi sosialisasi sekaligus uji coba aplikasi LMS digelar pada Rabu, 17 Juni 2026, dengan para guru sebagai peran utama. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai fitur aplikasi, alur penggunaannya, serta simulasi penerapannya dalam proses belajar mengajar sehari-hari. Para guru juga diberi kesempatan untuk mencoba aplikasi secara langsung dan menyampaikan masukan mengenai kemudahan penggunaan, tampilan antarmuka, serta kebutuhan fitur tambahan ke depannya.
Dampak dan Harapan
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercapai beberapa hal, yaitu:
- Guru memperoleh alternatif platform pembelajaran digital yang lebih terstruktur dan terarah
- Proses belajar mengajar menjadi lebih terdokumentasi dan mudah dipantau
- Sekolah memiliki kesiapan awal dalam bertransisi menuju pembelajaran berbasis digital Aplikasi LMS ini diharapkan terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari ekosistem digital sekolah.
Penutup
Kegiatan Abdimas ini mencerminkan kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam menghadapi tantangan transformasi digital di bidang pendidikan. Pelaksanaannya pada 17 Juni 2026 di SDN 227 Margahayu Utara diharapkan menjadi titik awal peningkatan mutu pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dan berkelanjutan.
