Entity Relationship Diagram (ERD) dalam Rekayasa Perangkat Lunak

Entity Relationship Diagram (ERD) dalam Rekayasa Perangkat Lunak

๐ŸŽ“ Bangun Karier Teknologi Bersama S1 Rekayasa Perangkat Lunak Telkom University
Dalam pengembangan sistem berbasis data, perancangan basis data merupakan langkah krusial. Salah satu metode yang paling populer untuk memodelkan struktur data adalah Entity Relationship Diagram (ERD). Di Program Studi S1 Rekayasa Perangkat Lunak Telkom University, mahasiswa dibekali kemampuan untuk membuat ERD sebagai dasar dalam merancang basis data yang terstruktur dan efisien.
๐Ÿ‘‰ Kunjungi website resmi Telkom University untuk informasi lengkap pendaftaran dan kurikulum.


Apa Itu Entity Relationship Diagram (ERD)?

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang digunakan untuk memodelkan hubungan antar entitas dalam sebuah sistem basis data. ERD membantu dalam menggambarkan bagaimana data disimpan, dikelola, dan dihubungkan antar tabel sebelum sistem benar-benar diimplementasikan dalam database.


Fungsi dan Tujuan ERD

Mengapa ERD penting dalam rekayasa perangkat lunak?

  • Memvisualisasikan struktur basis data secara sederhana dan jelas.
  • Mengidentifikasi entitas, atribut, dan relasi antar data.
  • Menjadi blueprint database sebelum pembuatan tabel.
  • Mengurangi kesalahan desain dengan mendeteksi kebutuhan sejak awal.

Komponen Utama ERD

ERD memiliki beberapa elemen dasar, yaitu:

  • Entitas (Entity)
    • Objek utama dalam sistem (misalnya: Mahasiswa, Dosen, Mata Kuliah).
    • Digambarkan dengan persegi panjang.
  • Atribut (Attribute)
    • Karakteristik dari entitas (misalnya: NIM, Nama, Alamat).
    • Digambarkan dengan elips.
  • Relasi (Relationship)
    • Hubungan antar entitas (misalnya: Mahasiswa mengambil Mata Kuliah).
    • Digambarkan dengan belah ketupat.
  • Kardinalitas (Cardinality)
    • Menunjukkan jumlah hubungan (One to One, One to Many, Many to Many).

Contoh Penggunaan ERD

Misalnya pada sistem informasi akademik:

  • Entitas: Mahasiswa, Dosen, Mata Kuliah.
  • Relasi: Mahasiswa mengambil Mata Kuliah, Dosen mengajar Mata Kuliah.
  • Atribut: Mahasiswa (NIM, Nama), Dosen (NIP, Nama), Mata Kuliah (Kode MK, SKS).

Dari ERD ini, dapat diturunkan tabel database yang jelas dan konsisten.


Tools untuk Membuat ERD

Beberapa aplikasi populer untuk membuat ERD antara lain:

  • MySQL Workbench
  • Microsoft Visio
  • Lucidchart
  • Draw.io
  • ERDPlus

Kesimpulan

Entity Relationship Diagram (ERD) adalah salah satu teknik pemodelan yang sangat penting dalam rekayasa perangkat lunak, khususnya dalam perancangan basis data. Dengan ERD, pengembang dapat merancang struktur data yang terorganisir, efisien, dan sesuai kebutuhan sistem.

โœจ Bagi mahasiswa S1 Rekayasa Perangkat Lunak Telkom University, penguasaan ERD merupakan keterampilan mendasar yang akan menunjang karier di bidang database administrator, software engineer, maupun system analyst.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *